Remaja Nanggung



Hampir sebagian remaja sekarang menyembah senja, tapi tidak untuk si Ahiw, sang tokoh kita.
Dia tak cinta senja, ia benci senja. Karena disaat senja, ia takut berada di luar rumah, takut diculik kalong wewe katanya.

Siapa sih Ahiw ini? Kalian-kalian para netizen pasti banyak yang belum kenal dia. Kenalin, dia adalah remaja SMA yang hobi pakai celana merecet tapi gak kuat angkat galon ke dispenser.

Pagi hari pertama masuk sekolah di kelas dua, ia pamitan ke umi nya dan tancap gas ke sekolah.
"semlekum" kata dia sekenanya.

Beberapa meter dari sekolahnya, ia melihat seorang wanita cantik menggunakan tas EXO. Kok dia bisa tau kalo perempuan cantik? Kan liat dari belakang? Yah, itu lah hebatnya tokoh kita ini.

Saat tepat di sebelah wanita itu, ia mengucapkan salam,
"Annyeong haseo, ukhti"

"Nani sorewa?!" jawab wanita cantik tadi.
Ternyata ini adalah percakapan celestial movie di SMA.

"Kamu Milea kan?" tanya Ahiw.
Cewek tadi tidak menjawab, karena namanya Ipik bukan Milea.

"Aku bisa ramal, kita nanti pasti ketemu di timeline Golongan Darah." kata Ahiw sambil nge-gas melewati Ipik.

"hmm.. dia pasti AB." pikir Ipik.

.
.
.

Tapi ternyata, mereka tidak bertemu di timeline Golongan Darah melainkan di perpustakaan sekolah. Padahal, Ahiw sudah menuliskan "Ahiw was here." di kolom komentar.

Mereka lagi ngantri buat ambil buku paket bantuan BOS.
"Jangan ambil buku paket, berat. Kamu gak akan kuat. Biar aku saja." kata Ahiw tiba-tiba dari belakang Ipik.

Menuruti perkataan Ahiw, Ipik pun keluar dari perpustakaan. Berkat Ahiw, Ipik harus menulis soal PG dengan soalnya selama se-semester karena ia tidak punya buku paket.

"Hei, selama ini aku belum tau nama kamu." tanya Ahiw ke Ipik.

"Nama aku Ipik. Ipik kentang asli." jawab Ipik.

"Aseli?" tanya Ahiw heran.

"Iya kentang asli." katanya malu-malu.

.
.
.

Pulang sekolah, Ahiw naik angkot bersama Ipik. Motor Ahiw disita oleh debt collector karena umi nya baru bayar DP, cicilan nya belum. Memang, masalah ekonomi sedang melilit keluarga Ahiw. Padahal, mereka sudah berhenti langganan IndieHome dan mengganti makanan pokok mereka dari nasi menjadi daun ketapang, tapi tetap saja.

"Ipik kamu cantik. Tapi, kamu bau bawang. Gatau kalau sore."  kata Ahiw yang duduk disebelah Ipik sambil nawarin rexona women.

"haha haseum lur." balas Ipik sambil mengambil rexona itu.

Ipik tidak marah, karena walaupun bau bawang ia tetap dibilang cantik oleh Ahiw. Ipik bangga karena bau bawang ini adalah ciri khas kaum jejepangan.

.
.
.

"Hey, kamu ngedeketin si Ipik ?" tanya Alfiansyah.

"iya" jawab Ahiw.

"Meni tiis brow. Tau gak si Ipik udah punya pacar orang Jakarta!" lanjut Alfiansyah.

"anjih si eta the jack!" kata Ahiw kesal!!

"Asli bro!! Persib nu aing!"

"Hemmm diam!" kata Ahiw.

"Ada apa? Apalagi yang kau tunggu?" tanya Alfiansyah.

"Persib Bandung yang kutunggu.. kutungguuu... ku nanti-nanti"

"Fokus, bray ey!"

"sedih :(" jawab Ahiw

.
.
.

"Ipik aku mau ketemu kamu besok.


                               -NN(No Name)"

Itu isi SMS Ahiw ke Ipik. Ahiw mau keliatan misterius biar kaya guru Kakashi.

Keesokan harinya, Ahiw sudah menunggu di Borma Cikutra jam 4 sore.

Dua jam telah Ahiw tunggu, namun si Ipik tidak datang jua karena Ahiw gak ngasih tau lokasi dan tempat nya di SMS.

.
.
.

Di sekolah, Ahiw menemui Ipik yang sedang kumpul ekskul jejepangan. Tanpa disangka, Ipik sedang bermesraan dengan seorang pria yang mengenakan jaket Akatsuki.

"Kamu ternyata kaya Ciu. Selain memabukkan, kamu juga murah." kata Ahiw kesal.

Ipik pun murka di bilang murah. Padahal Ipik pernah memenangkan lomba cosplay dengan bayaran mahal. Yaa sejenis domba adu lah kalo pernah juara jadi mahal.

"Biar aku saja." kata pria Akatsuki singkat.

"Lebih baik kau pergi dari sini atau akan ku hancurkan tempat ini!" ancam pria Akatsuki.

Pira Akatsuki itu pun lari gaya Naruto ke arah Ahiw dengan tangan ala-ala rasengan. Belum sempat mendekat, Ahiw sudah keluar ruangan. Ia tidak mau mengambil resiko kalo orang itu bener-bener bisa rasengan.

.
.
.

Ahiw menyegat Ipik di lorong kelas saat sekolah usai.

"Ipik!" panggil Ahiw.

Ipik masih marah karena dibilang seperti Ciu murah.

"Maapin aku Ipik, waktu itu aku lagi esmosi." lanjut Ahiw.

"Tetep aja Ahiw. Aku gak mau sama kamu, soalnya kamu suka makan torpedo kambing." jawab Ipik.

 "Memangnya kenapa?!" tanya Ahiw kesal

"pasti libido kamu tinggi. Aku gak mau pacaran berlebihan."

"apa maksudmu dengan pacaran berlebihan?!" Ahiw makin kesal

"pacaran berlebihan itu pegangan tangan kenceng banget sampe aliran darah tersumbat dan terjadi pemutusan saraf disekitar lengan" jawab Ipik

"waw wanita karir" kata Ahiw.

Ipik pun melepas seragam SMA nya. Ternyata ia memakai rompi JNE.

"aku wanita kurir" jawabnya.

Ahiw kecewa berat melihat Ipik yang sebenarnya, karena ia pernah dikecewakan oleh JNE saat memesan kepala charger di kaskus. Ia menggunakan JNE YES tapi datang nya lima hari. Akhirnya Ahiw pun berhenti mengejar Ipik.

Hadeeuuh ada-ada aja ya remaja...




















 








Comments

Popular Posts